Pemerintah Gencarkan Deteksi Dini Gangguan Tiroid

Dalam rangka mencegah adanya berbagai risiko masalah kesehatan serius pada bayi yang baru lahir, Dante Saksono Harbuwono selaku Wakil menteri Kesehatan kembali mengingatkan mengenai bahaya kelainan hormon tiroid atau Hipotiroid Kongenital (HK) pada bayi lahir.

 

Menurutnya, gangguan hormon tiroid dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan terutama pada saraf otak anak, sehingga mengakibatkan  anak tidak akan tumbuh optimal, cenderung pendek dan berat badan kurang. Tidak sampai disitu, apabila penemuan kasus, penanganan dan pengobatan akan menyebabkan anak mengalami kecacatan maupun keterbelakangan mental.

 

sebaliknya, Apabila anak-anak memiliki hormon tiroid yang normal, maka pertumbuhan dan perkembangannya akan berlangsung dengan baik dan optimal, selain itu Tinggi badan dan berat badannya akan cukup, serta memiliki kecerdasan yang bagus

 

Untuk mengatasi berbagai kemungkinan tersebut, dr. Dante mengingatkan pentingnya melakukan skrining Hipotiroid Kongenital sesegera mungkin agar pemberian pengobatan pada anak bisa segera diberikan.

 

Dalam penutupannya, dr. Dante juga menyatakan bahwa Kementerian kesehatan akan melakukan berbagai upaya seperti membuat materi edukasi, melakukan sosialisasi, pelatihan dan menyiapkan anggaran pelaksanaan skrining. Selain itu, Kementerian kesehatan juga akan menambah 7 laboratorium pemeriksaan SHK yaitu RSUP Karyadi Semarang, RSUP Adam Malik Medan, RSUP Dr M Djamil Padang, RSUP M Hoesin Palembang, RSUP Prof Dr IG Ngoerah Denpasar, RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RSUP Dr R.D Kandouw Manado.yang akan dilakukan secara bertahap.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.