JARAK PAGAR BERMANFAAT ATAU BERACUN

Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.) merupakan tanaman yang tubuh liar sebagai tanaman pagar sehingga dinamakan sebagai jarak pagar, serta dikenal sebagai purging nut (kacang pencahar) atau physic nut (karang urus-urus). Jarak pagar tergolong dalam jenis tanaman tahunan yang dapat berproduksi secara terus menerus, termasuk perdu dengan tinggi tanaman 1-7 m . Umur jarak pagar bisa mencapai 50 tahun. Umumnya, seluruh bagian tanaman beracun sehingga tanaman ini hampir tidak memiliki hama. Tanaman jarak pagar memiliki akar tunggang yang panjang. Sistem perakaran pada jarak pagar mampu menahan air dan tanah sehingga tahan terhadap kekeringan dan dapat berfungsi sebagai tanaman penahan erosi.

Kandungan Senyawa 

Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) memiliki beberapa manfaat terkait dengan berbagai kandungan fitokimia yang dimilikinya.  ekstrak etanol kulit batang Jatropha curcas memiliki aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 20 mg/ml terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Ekstrak etanol daun dan kulit batang Jatropha curcas memiliki kandungan metabolit sekunder seperti saponin, steroid, tanin, glikosida, alkaloid, flavonoid , terpenoid, polifenol dan antrakuinon.

Manfaat

Tanaman Jatropha curcas banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti infeksi kulit, diare, demam dan beberapa penyakit lain yang disebabkan oleh mikroorganisme. Biji tumbuhan jarak dapat dijadikan sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Daun jarak pagar sering digunakan untuk mengobati reumatik, terkilir, luka berdarah, gatal gatal, kutu air. Sedangkan sari pati cairan daunnya digunakan sebagai obat batuk dan antiseptik pasca melahirkan. Getah tumbuhan jarak pagar dapat digunakan untuk mengobati kudis, sembelit dan sakit gigi.

Manfaat getah jarak yang paling utama adalah untuk mengobati gangguan dan penyakit pada kulit, seperti : Kurap, Panu, Gatal – gatal, Infeksi kulit, Koreng, Jamur pada kulit. Penyakit kulit ringan tersebut bisa diatasi dengan memanfaatkan getah tanaman jarak. Cara memanfaatkan getah tanaman jarak untuk mengobati penyakit kulit yaitu dengan mematahkan daun atau batang tanaman jarak, mengambil getah yang keluar dan mengoleskan secara perlahan getah tanaman jarak pada bagian kulit yang mengalami gangguan. kegiatan ini dapat dilakukan 2 – 3 kali sehari hingga sembuh.

– https://ejournal.unsrat.ac.id/
– Serambi Saintia, Vol. IV, No. 2, Oktober 2016 ISSN : 2337 – 9952
HUMAS PIM

The post JARAK PAGAR BERMANFAAT ATAU BERACUN appeared first on .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.