PIM News,  Umum

Jangan Lupa Memasak Dengan Daun Kare / Salam Koja

Daun kari atau sering disebut sebagai salam koja, sering ditemukan  di Sumatera. Tanaman kari (Murraya koenigii)  merupakan salah satu tanaman rempah dengan famili Rutaceae (jeruk- jerukan) .

Secara morfologi pohon kari dapat  tumbuh dengan tinggi  4-6 meter, memiliki tangkai panjang dan setiap tangkai mengandung 11-21 daun, memiliki bunga yang kecil dan berwarna putih, serta memiliki buah yang berwarna coklat-hitam, mengkilap, dan bisa dimakan namun bijinya beracun. Tanaman kari umumnya lebih dikenal sebagai daun kari (curry-leaf tree), banyak ditemukan di India, Nepal, Sri Lanka, serta beberapa wilayah  Asia Selatan. Daun kari di Indonesia sering ditemukan di Sumatera. Daun ini banyak digunakan sebagai bahan rempah-rempah terutama sebagai bumbu pada berbagai jenis masakan dan juga digunakan untuk perawatan berbagai jenis penyakit pada sistem pengobatan tradisional.

Daun kari mengandung minyak atsiri , kaya mineral , vitamin A dan B serta mengandung banyak karbohidrat, protein, asam amino dan alkaloid. Selain itu, daun ini memiliki kandungan tinggi mineral Cr, V, Mn, Zn, Cu dan Se yang dikenal memiliki peranan penting pada proses biokimia terutama diabetes . Daun kari memiliki kandungan essential oils, kumarin, terpenoid, lutein, karbazol alkaloid, mahanimbin, murayanol, dan mahanin. Daun ini juga kaya akan antioksidan seperti tokoferol, β-karoten, lutein, dan alkaloid.

Daun kari banyak digunakan sebagai rempah-rempah terutama bumbu masakan misalnya kari, laksa, ayam tangkap aceh, hingga gulai.Selain sebagai bumbu masak, daun kari juga sering digunakan sebagai jamu pengobatan alternatif untuk perawatan berbagai jenis penyakit pada sistem pengobatan tradisional yang dapat menyembuhkan pusing-pusing, sakit perut, kulit gatal, digigit serangga, diare, influenza, reumatik, obat luka, gigitan ular, bahkan diabetes. Daun kari digunakan juga sebagai kosmetik , obat jerawat, conditioner untuk menebalkan maupun mengurangi uban rambut.  Kandungan minyak atsiri pada daun menyebabkan  aroma yang menyengat , sehingga dapat dimanfaatkan sebagai parfum dan sabun. Dalam bidang kesehatan daun kari digunakan juga sebagai antikanker , antiinflamasi , antidiabetes dan antibakteri.

– Indonesian Journal of Chemical Science,2019, Identifikasi Senyawa Minyak Daun Kari (Murraya koenigii),
– HUMAS AKADEMI ANALIS FARMASI & MAKANAN (AKAFARMA-PIM) , AKADEMI FARMASI (AKFAR-PIM)

The post appeared first on Jangan Lupa Memasak Dengan Daun Kare / Salam Koja .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *