SEREI TUMBUHAN RERUMPUTAN BERKHASIAT

Serei (Cymbopogon nardus L) merupakan tanaman yang cukup melimpah di Indonesia. Tanaman ini mudah tumbuh pada berbagai tanah yang memiliki kesuburan cukup dan tidak memerlukan perawatan khusus. Di daerah Yogyakarta keberadaan Serei tergolong melimpah, namun pemanfaatannya masih belum optimal dan harga jualnya tergolong murah. Serei (Cymbopogon nardus L) merupakan sejenis tumbuhan rumput‐rumputan yang daunnya panjang seperti ilalang. Serei mempunyai perawakan berupa rumput‐rumputan tegak, menahun dan mempunyai perakaran yang sangat dalam dan kuat. Batang serei dapat tegak ataupun condong, membentuk rumpun, pendek, masif, bulat dan sering kali di bawah buku‐bukunya berlilin. Daun serei berbentuk tunggal, lengkap, dan pelepah daunnya silindris gundul. Susunan bunganya yaitu malai atau bulir majemuk, bertangkai atau duduk, berdaun pelindung nyata, biasanya berwarna putih.

KANDUNGAN

Serei  memiliki banyak kandungan kimia bermanfaat antara lain saponin, flavonoid, polifenol, alkaloid, dan minyak atsiri yang didalamnya terdapat citral, citronelal, geraniol, mirsena, nerol, farsenol, metilheptenon, dipentena, eugenol metil eter, kadinen, kadinol, serta limonene. Saat ini diketahui bahwa senyawa saponin, flavonoid dan sitral mempunyai aktivitas antibakteri, hal ini membuat sereh memiliki potensi sebagai deodoran. 

MANFAAT

Masyarakat biasanya memanfaatkan sereh sebatas sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan., minuman tradisional,disamping itu terdapat pula manfaat lain diantaranya: 

1. Bahan tambahan anti nyamuk ataupun bahan tambahan sabun. batang serai ditumbuk dan didiamkan beberapa saat hingga menimbulkan aroma serei  untuk membantu mengusir nyamuk

2. Obat kumur. Rebusan air serei dapat digunakan sebagai obat kumur untuk mengurangi bakteri pada mulut.

3. Peluruh keringat. Mengonsumsi serei dapat mengurangi bau keringat atau berfungsi sebagai deodoran.

4. Anti radang, menghilangkan rasa sakit

5. Melancarkan sirkulasi darah. 

6. Meredakan sakit kepala, otot, batuk, nyeri lambung, haid tidak teratur dan bengkak setelah melahirkan.

7. Akar tanaman serei digunakan sebagai peluruh air seni, , peluruh dahak,  dan penghangat badan.

8. Mencegah kenaikan kolesterol. Daun dan akar serai memiliki sifat anti-hiperlipidemia dan sifat anti-hiperkolesterolemia yang membantu menghasilkan kadar kolesterol yang sehat. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi rutin teh serai, telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam mempertahankan tingkat trigliserida dan mengurangi kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

9. Detoksifikasi . Penggunaan tanaman serai untuk detoksifikasi membantu melancarkan fungsi berbagai organ tubuh, termasuk fungsi hati dan ginjal. Mengonsumsi teh serai juga dapat berkhasiat melancarkan buang air kecil.

10. Mengobati insomnia. Serei berkhasiat membantu menenangkan otot-otot dan saraf, menjadi lebih nyenyak saat tidur untuk mengurangi insomnia.

11. Minyak serei banyak digunakan sebagai bahan pewangi sabun, spray, disinfektan, dan bahan pengkilap. 

Efek samping
Mengonsumsi serai dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan pusing, rasa mengantuk, mulut kering, sering buang air kecil, dan peningkatan nafsu makan. Untuk ibu hamil dan orang yang menjalani kemoterapi sebaiknya mengurangi konsumsi serei . Konsumsi serai berlebihan dapat menimbulkan risiko cacat lahir pada bayi. Sementara pada pasien kemoterapi, serei dapat mengganggu kerja obat. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau Apoteker sebelum mengonsumsi serei untuk memastikan keamanannya.

– iirc.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/18829/2/Suprianto%20_G2008.
– hallosehat
– genpi.co/
HUMAS PIM

The post appeared first on SEREI TUMBUHAN RERUMPUTAN BERKHASIAT .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.